Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana terus menjaga komunikasi baik dengan partai politik dan kalangan legislatif di segala tingkatan.
Terlebih, bupati muda yang akrab disapa Mas Dhito ini di dalam politik menduduki jabatan sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri periode 2025-2030. Komunikasi dengan parpol-parpol lain ini tentunya juga akan intens.
Sebagaimana terlihat ketika Mas Dhito menerima kunjungan silaturahmi Ketua DPD Golkar Kabupaten Kediri yang juga anggota DPRD Jawa Timur M Hadi Setiawan, Rabu (4/2/2026).
“Sekalipun saya dari PDI Perjuangan, Cak Hadi dari Golkar dan mungkin nanti dari Gerindra, PKB, Nasdem, PKS, lalu dari PAN komunikasi akan terus kita bangun dan jaga dengan baik,” kata Mas Dhito.
Melalui komunikasi yang baik antar parpol dan kalangan legislatif, Mas Dhito sebagai bupati berharap ke depan dalam setiap langkah, maupun kebijakan yang diambil tetap berada di jalan yang baik dan benar.
“Yang prioritas sekarang kita ini karena fiskal kita terbatas tapi kita tidak mengeluh. Maka kita mencari solusi-solusi, seperti kemarin terjadi banjir di beberapa titik ini solusinya bagaimana,” urainya.
Dalam pertemuannya dengan M Hadi Setiawan atau Cak Hadi tersebut, salah satu upaya yang akan dilakukan nantinya yakni akan dibantu audiensi dengan Komisi V DPR RI. Harapannya nantinya ada bantuan perbaikan infrastruktur untuk penanganan banjir.
“Karena memang problem di kabupaten Kediri di tempat tempat yang banjir itu pertama drainase, kedua sungai-sungai yang tidak bisa mencakup debit air. Memang perlu normalisasi, normalisasi ini harus dilakukan secara menyeluruh,” tambah Mas Dhito.
Harapan yang disampaikan Mas Dhito itu pun didukung Cak Hadi. Tak hanya infrastruktur, persoalan-persoalan lain yang ada di daerah khususnya Kabupaten Kediri harus mendapatkan perhatian bersama.
Golkar sebagai partai pendukung diakui akan terus menjaga hubungan baik dengan pemerintah Kabupaten Kediri. Golkar diyakini akan bersama mensukseskan program-program pemerintah, baik Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur maupun pusat.
“Dari silaturahmi Insyaalloh semua problem apapun terselesaikan,” tegasnya.

